Polsek Lengkong Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pemantauan Lahan Persawahan Warga

Nganjuk, MSPI – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan pertanian, Polsek Lengkong melaksanakan kegiatan pemantauan lahan persawahan milik warga di Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat(9/5/2025) pukul 07.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mengawal dan mendampingi masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia secara maksimal.

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan adalah bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat dan ketahanan ekonomi di tingkat desa.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami mendukung penuh kegiatan pemanfaatan lahan oleh warga, dan jajaran kami di tingkat Polsek siap melakukan pendampingan dan pemantauan langsung di lapangan,” tegas Kapolres.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian lokal serta mendorong kemandirian pangan di tingkat keluarga dan desa.

Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut terlihat dari kegiatan Brigadir Moch Adil P, Bhabinkamtibmas Desa Ngringin, yang melakukan pemantauan terhadap lahan milik warga bernama Zamzam yang rencananya akan ditanami padi.

Kapolsek Lengkong AKP Sugiyono, S.H. menambahkan bahwa kegiatan pemantauan dan pendampingan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala oleh Bhabinkamtibmas.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal program ini agar dapat berjalan optimal, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar AKP Sugiyono.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih termotivasi dalam mengelola lahan mereka secara produktif, sehingga turut memperkuat ketahanan pangan daerah.(acha)

Next Post

Terendus Setoran Gelap di Polda Kalbar, MHI Bongkar Dugaan Pungli Aparat

Jum Mei 9 , 2025
Pontianak, MSPI- Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng citra institusi kepolisian di Kalimantan Barat. Dua oknum anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalbar, berinisial N dan RH, diduga menerima aliran dana dari seorang pengusaha yang terlibat aktivitas ilegal, Pendy alias Ahuat. Investigasi awal dilakukan oleh tim Media Hukum Indonesia […]

You May Like

Media Saber Pungli Indonesia