Blitar, MSPI – Ketua KDMP Sumberjo H. Mansur, langsung mengaktifkan koperasi desa setempat. KDMP beroperasi dengan menyediakan kebutuhan warga desa dan berjalan dengan baik. kehadiran KDMP diharapkan mampu menciptakan sistem distribusi yang lebih efisien sehingga yang selama ini dinikmati para perantara dapat kembali kepada petani dan masyarakat. Dengan demikian, daya beli masyarakat meningkat dan perputaran ekonomi di tingkat desa menjadi makin kuat.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tidak hanya berfungsi sebagai koperasi, tetapi juga akan menjadi tulang punggung rantai pasok pemerintah hingga ke tingkat desa. keberadaan koperasi tersebut akan membantu menjaga pasokan barang, menekan inflasi, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap rentenir.
koperasi yang dibangun melainkan koperasi yang memiliki fasilitas operasional untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa. koperasi ini akan dilengkapi gudang dan kamar pendingin sehingga hasil panen petani di desa tidak akan rusak atau puso, melainkan dapat disimpan terlebih dahulu. Selain gudang dan fasilitas penyimpanan dingin, setiap koperasi nantinya akan dilengkapi armada angkutan dan berbagai layanan pendukung.

Tiap koperasi akan punya truk, sekarang mungkin baru satu dan akan datang secara bertahap. Tiap koperasi akan punya gerai-gerai serta menjual obat generik murah. Tiap koperasi akan menyalurkan semua barang-barang subsidi. barang bersubsidi merupakan hak masyarakat sehingga tidak boleh diperdagangkan secara bebas.
Babinsa (Bintara Pembina Desa) yaitu Serka Watenu, program KDMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) yang berjalan dengan baik dalam mempercepat kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Menurut kepala desa Bpk Sunari mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP/KDKMP) yang telah berjalan saat ini menilai program ini berhasil memberikan dampak nyata pada tiga pilar utama, yaitu ekonomi, kesehatan, dan efisiensi distribusi di tingkat lokal.

