Kabupaten Blitar, MSPI — Buruknya kondisi fasilitas kamar mandi umum atau WC yang berada di lingkungan Kantor Kabupaten (Kankab) Blitar menuai banyak keluhan dari masyarakat. Di tengah besarnya anggaran pembangunan dan perbaikan fasilitas publik, masyarakat menilai kondisi sarana umum di area tersebut justru masih jauh dari kata layak.
Sejumlah pengunjung yang datang ke lingkungan Kankab Blitar mengeluhkan minimnya fasilitas kamar mandi umum yang dapat digunakan. Beberapa fasilitas diketahui mengalami kerusakan dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga yang sedang beraktivitas di kawasan tersebut.
Padahal saat ini kawasan Kankab Blitar telah menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat. Selain digunakan sebagai tempat berolahraga dan berjalan-jalan bersama keluarga, area tersebut juga ramai dengan keberadaan pelaku UMKM yang menjajakan berbagai produk di sekitar lingkungan kantor pemerintahan itu.

Masyarakat menilai kerusakan fasilitas umum seperti kamar mandi dan WC seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Terlebih, anggaran untuk pembangunan maupun pemeliharaan fasilitas publik selama ini cukup besar dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.
Sorotan publik pun semakin menguat terkait pentingnya pengawasan penggunaan anggaran perbaikan fasilitas umum agar benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Warga berharap Bupati Blitar dapat segera memerintahkan jajaran terkait untuk melakukan perbaikan terhadap berbagai kerusakan fasilitas yang ada, khususnya kamar mandi umum yang menjadi kebutuhan dasar pengunjung.

“Jangan sampai gedung kantor pemerintahan terlihat megah dan bagus dari luar, namun fasilitas umum yang digunakan masyarakat justru tidak layak. Kami berharap perbaikan segera dilakukan demi kenyamanan bersama,” ungkap salah satu pengunjung.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memanfaatkan kawasan Kankab Blitar sebagai ruang publik, ketersediaan fasilitas yang bersih, aman, dan layak menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.

