Reaksi Cepat DPU BM Dwicker Yang Ambles

MALANG, MSPI – Pada saat kunjungan bupati di 4 puskesmas diantaranya puskesmas Pakisaji, Ngajum,Wonosari,dan Kromengan yang di ikuti oleh beberapa OPD,pada saat bupati beserta rombongan melewati jalan raya ngajum menuju jalan raya Wonosari terdapat proyek pembangunan duiker ,berdasarkan informasi proyek pembangunan tersebut di tangani dinas terkait termasuk Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) kabupaten Malang ,Saat media ini konfermasi pada sekertaris DPUBM Fendi Sujatmiko, S,T .mengatakan Plat duiker (atau deker) adalah gorong-gorong atau struktur jembatan pelat beton bertulang berukuran kecil yang dibangun di atas saluran air. Konstruksi ini berfungsi sebagai penutup saluran irigasi atau drainase agar kendaraan dan pejalan kaki dapat melintas di atasnya, sekaligus mengalirkan limpasan air hujan ke sungai.Fungsi dan karakteristik utamanya meliputi:Penyeberangan Saluran: Menjadi jembatan penghubung jalan yang memotong parit, selokan, atau gorong-gorong kecil.Pengendali Air: Membantu mengalirkan air permukaan dengan lancar agar tidak terjadi genangan di jalan.Struktur: Umumnya dibangun menggunakan beton bertulang yang membentang di atas saluran air.Dalam proses pengerjaan yang di lakukan oleh pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten malang ,yang terletak di jalan raya Ngajum Wonosari pada tanggal 19/5/2026 telah molai di laksanakan pembongkaran plat duiker tersebut oleh pihak DPU BM melalui pihak kontraktor .akan tetapi ketika media ini turun langsung ke lokasi proyek tersebut bertanya pada pihak pekerja dari dinas bina marga apa dari dinas pengairan pihak pekerja menjawab tidak tahu kami hanya menjalankan perintah aja, dan kenapa air nya masih mengalir tidak di hentikan dulu biar tidak mengganggu pekerjaan dan tidak ada papan nama proyek stementara Di sisi lain menurut Kades Ngajum styo Budi melalui hpnya mengatakan memang benar adanya perbaikan plat duiker yang ada jalan raya ngajum dengan wonosari telah di perbaiki ,juga dengan melubernya air di jalan raya itu sudah lama saya loporkan kususnya di tikungan dan depan KUPT dinas pendidikan ngajum belum ada tindakan dari dinas terkait kebetulan dari tiga titik tersebut masuk di wilayah lami .setelah media ini mengkroscek lokasi kurang lebarnya dranase ,maka mengakibatkan tersumbatnya saluran oleh sampah.(SH).

Next Post

Sosialisasi Program PTSl Desa Gampingan,Ada Permasalahan panitia Bertanggung Jawab

Ming Mei 24 , 2026
MALANG, MSPI – Dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Program Pemerintah Republik Indonesia yang dijalankan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pendaftaran tanah sistematis lengkap Ikiyang bertujuan menerbitkan sertifikat tanah secara gratis/murah (biaya persiapan Rp150.000-Rp450.000 tergantung wilayah) guna kepastian hukum. Pendaftaran dibuka awal 2026 di kantor […]

You May Like

Media Saber Pungli Indonesia